BENGKALIS (RA) - Bupati Bengkalis Kasmarni menegaskan seluruh pengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Bengkalis agar memprioritaskan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bagi kepentingan masyarakat.
Penegasan itu disampaikan Kasmarni, Kamis (1/1/2026), menyusul keluhan warga yang kesulitan mendapatkan BBM meski distribusi dinilai berjalan lancar.
"Saya sudah menginstruksikan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bengkalis untuk menyampaikan imbauan resmi kepada seluruh pengelola SPBU agar memprioritaskan penyaluran dan pelayanan BBM bagi masyarakat," tegas Kasmarni.
Ia menekankan kebijakan tersebut berlaku di seluruh kecamatan, baik di Pulau Bengkalis maupun wilayah lainnya. Pemerintah daerah, kata Kasmarni, tidak akan mentolerir praktik yang merugikan masyarakat.
"Kami menerima laporan adanya dugaan permainan di lapangan. Mobil pengangkut BBM lancar, tetapi masyarakat justru sulit mendapatkan BBM. Ini tidak boleh dibiarkan. Saya minta Disdagperin segera turun melakukan sidak," ujarnya.
Kasmarni menilai pengawasan ketat perlu dilakukan untuk mencegah kelangkaan BBM, menjaga stabilitas distribusi, serta menghindari keresahan dan persepsi negatif di tengah masyarakat.
Sementara itu, Kepala Disdagperin Kabupaten Bengkalis Zulpan menegaskan BBM merupakan kebutuhan strategis yang sangat berpengaruh terhadap aktivitas masyarakat dan roda perekonomian daerah.
"Penyaluran BBM harus tertib, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan perundang-undangan. Ini adalah tindak lanjut dari instruksi langsung Bupati Bengkalis," kata Zulpan.
Ia menambahkan, Disdagperin akan berkoordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) guna memperkuat pengawasan distribusi dan pelayanan BBM di SPBU.
Selain itu, pengelola SPBU diminta mengatur antrean, jam operasional, serta menerapkan mekanisme pelayanan yang transparan agar tidak terjadi penumpukan kendaraan, kecemburuan sosial, maupun gangguan ketertiban umum.
"Pemantauan dan evaluasi akan terus kami lakukan secara berkala bersama instansi terkait," pungkas Zulpan.
#BENGKALIS
