Vandalisme di Halte Transmetro Pekanbaru Viral, Polisi Jemput Penggiat Graffiti

Vandalisme di Halte Transmetro Pekanbaru Viral, Polisi Jemput Penggiat Graffiti
Toel dari PKC Memberi Klarifikasi.

PEKANBARU (RA) - Polsek Bukit Raya menjemput seorang pria yang diduga terlibat aksi vandalisme di halte Transmetro RCH, Jalan Arifin Ahmad, Kota Pekanbaru. 

Pria tersebut dijemput di kediamannya pada Selasa (14/1/2025) untuk dimintai keterangan.

Usai dijemput, yang bersangkutan langsung dibawa ke Mapolsek Bukit Raya guna menjalani pemeriksaan dan klarifikasi terkait aksi vandalisme yang sempat viral di media sosial.

Kapolsek Bukit Raya Kompol David Ricardo mengatakan, pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui maksud dan tujuan pelaku melakukan aksi tersebut.

"Pelaku kami jemput untuk dimintai keterangan. Dia mengklarifikasi bahwa tidak ada niat merusak. Menurut pengakuannya, yang dilakukan justru untuk merapikan dengan graffiti agar terlihat bagus," ujar Kompol David saat dihubungi, Rabu (14/1/2025).

Dalam proses klarifikasi, pelaku juga menyampaikan permintaan maaf melalui sebuah video yang beredar di media sosial. Ia memperkenalkan diri sebagai Toel dari PKC dan mengaku sebagai penggiat graffiti.

"Kami menyadari tindakan yang kami lakukan memang salah karena menggambar di fasilitas umum yang sudah diperbarui. Namun maksud kami hanya ingin menutupi tulisan atau gambar yang kami anggap tidak pantas untuk ditampilkan di ruang publik," ujar Toel dalam video tersebut.

Pelaku juga menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang ditimbulkan, khususnya di media sosial, akibat aksi di halte Transmetro RCH Jalan Arifin Ahmad.

Follow WhatsApp Channel RiauAktual untuk update berita terbaru setiap hari
Ikuti RiauAktual di GoogleNews

Berita Lainnya

Index