INHIL (RA) - Kebocoran pipa gas milik PT Trans Gas Indonesia (TGI) terjadi di Dusun Nibul, Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir, Jumat (1/1/2026) sore.
Peristiwa tersebut disertai semburan api yang mencapai ketinggian sekitar 15 meter.
Kejadian bermula sekitar pukul 16.00 WIB saat warga mendengar suara ledakan dari arah pipa gas tanam milik PT TGI.
Tak lama kemudian, api terlihat menyembur ke udara dan menimbulkan kebakaran di lokasi pipa.
Kapolsek Kemuning bersama personel Polsek Kemuning langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan langkah antisipasi.
Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak mendekati lokasi kejadian demi menghindari potensi bahaya akibat semburan gas dan api.
Kapolres Indragiri Hilir AKBP Farouk Oktora, mengatakan pihak kepolisian telah melakukan pengamanan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta berkoordinasi dengan pihak perusahaan.
"Personel sudah berada di TKP. Masyarakat yang melintasi jalur menuju Jambi atau sebaliknya kami imbau untuk berhenti sementara. Kami juga telah berkoordinasi dengan pihak PT TGI untuk segera melakukan manajemen krisis dan pemutusan alur pipa gas," ujar Kapolres.
Menurut keterangan petugas di lapangan, penyekatan aliran gas telah dilakukan dan diperkirakan membutuhkan waktu sekitar tiga jam hingga api benar-benar padam.
Masyarakat diminta bersabar dan mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama.
Selain itu, Polsek Kemuning melakukan pengaturan lalu lintas di Jalan Lintas Timur dan menyiapkan penutupan sementara arus kendaraan dari arah Pekanbaru maupun Jambi jika situasi memburuk.
Hingga saat ini, tidak terdapat laporan korban jiwa maupun warga terdampak. Jarak pipa gas dengan permukiman warga sekitar 500 meter.
Meski cuaca dilaporkan hujan lebat dan api masih terlihat menyala, situasi di lokasi kejadian terpantau aman dan kondusif.
Polres Inhil memastikan akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan pihak terkait, serta menyampaikan perkembangan lebih lanjut sesuai kondisi di lapangan.