JAKARTA (RA) - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menegaskan tetap konsisten mendukung pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara langsung oleh rakyat.
Sikap tersebut disampaikan merespons kembali mencuatnya wacana Pilkada dipilih melalui DPRD.
Ketua DPP PDIP Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah, Ganjar Pranowo, menegaskan posisi partainya sudah sangat jelas terkait mekanisme Pilkada.
"Kita kan sudah jelas ya, beberapa kawan-kawan sudah menyampaikan," kata Ganjar dikutip dari rmol.id Minggu (11/1/2026).
Ganjar menjelaskan, perdebatan mengenai mekanisme Pilkada sejatinya bukan hal baru. Pada masa Orde Baru, pemilihan kepala daerah dilakukan melalui DPRD. Namun, pasca-Reformasi, muncul tuntutan kuat dari masyarakat agar kepala daerah dipilih langsung oleh rakyat.
"Dengan adanya reformasi, kemudian masyarakat menghendaki itu secara langsung. Kemudian dibuatlah undang-undang," ujarnya.
Menurut Ganjar, pada awal pembentukan regulasi Pilkada memang sempat terjadi dinamika. Namun, pada era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), diterbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) yang kemudian disahkan menjadi undang-undang, sehingga Pilkada langsung diberlakukan secara nasional.
"Mahkamah Konstitusi juga mengatur bahwa ini rezim Pemilu, maka langsung," kata mantan Gubernur Jawa Tengah tersebut.
Atas dasar itu, Ganjar menilai wacana untuk kembali mengubah mekanisme Pilkada langsung berpotensi mengulang perdebatan lama yang sejatinya telah diselesaikan secara konstitusional.
"Jadi sikap PDI Perjuangan sangat jelas. Kita mendukung pemilihan kepala daerah secara langsung," tegasnya.
#Politik