PEKANBARU (RA) – PT Capella Dinamik Nusantara (Capella Honda) menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana alam di sejumlah wilayah Sumatera. Selain bantuan kebutuhan pokok, Capella Honda juga menghadirkan program Corporate Social Responsibility (CSR) berupa layanan servis gratis pascabanjir di Kota Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara.
Program servis gratis tersebut dilaksanakan selama beberapa hari pada akhir Desember 2025 dan berlokasi di SMK Negeri 1 Lhoksukon. Kegiatan ini menyasar hingga 100 unit sepeda motor Honda setiap harinya, khusus bagi konsumen yang terdampak banjir.
Berbagai layanan diberikan secara cuma-cuma, mulai dari servis lengkap dan CVT, penggantian oli mesin, oli gear, saringan udara, hingga cuci motor. Layanan ini bertujuan untuk memastikan kendaraan kembali layak, aman, dan nyaman digunakan setelah terendam banjir.
Selain layanan servis, Capella Honda juga menyalurkan bantuan kebutuhan pokok bagi para korban bencana. Bantuan tersebut meliputi bahan pangan, air minum, perlengkapan kebersihan, perlengkapan tidur, serta kebutuhan darurat lainnya.
Proses pendistribusian bantuan dilakukan secara bertahap dengan berkoordinasi bersama pihak terkait, relawan, serta jaringan dealer Honda setempat guna memastikan bantuan tersalurkan tepat sasaran.
Technical Service Manager Capella Honda, Nelson Saragih, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk hadir di tengah masyarakat, terutama dalam situasi darurat akibat bencana alam.
“Kami ingin memastikan Capella Honda tidak hanya berfokus pada aktivitas bisnis, tetapi juga memberikan kontribusi nyata melalui tanggung jawab sosial perusahaan,” ujar Nelson dalam keterangannya, Selasa (6/1/2026).
Ia menambahkan, melalui semangat SATU HATI dan tema Sinergi Bagi Negeri, Capella Honda berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat terdampak sekaligus membantu pemulihan pascabencana.
Dalam pelaksanaannya, Capella Honda turut melibatkan karyawan serta jaringan dealer Honda di berbagai wilayah Sumatera. Kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat distribusi bantuan dan memperkuat nilai gotong royong di tengah masyarakat.